Fatwa MUI, Vaksin MR Haram Karena Mengandung Babi dan Organ Manusia

Kejelasan tentang haram atau halalnya Vaksin MR sekarang sudah jelas, Komisi Fatwa MUI menyatakan Vaksin MR haram karena mengandung unsur babi dan organ manusia, meskipun begitu diperbolehkan karena terpaksa untuk pencegahan. Lalu bagaimana cara kita menyikapinya, berikut rilweb.com paparkan beberapa sumber terkait bahan yang digunakan untuk vaksin MR.

Para ulama berpendapat: “Al ashlu fil asy-yaa’ al hillu wa laa yahrumu illa maa harromahullahu wa rosuluhu” (Hukum asal segala sesuatu adalah halal dan sesuatu tidak diharamkan kecuali jika Allah dan Rasul-Nya mengharamkannya).

Untuk menjadikan keyakinan buat kita dan bagaimana kita bersikap untuk memilih melakukan vaksin atau tidak berikut nash atau dalil-dalil dalam Al-quran

Allah Ta’ala berfirman

حُرِّمَتْ عَلَيْكُمُ الْمَيْتَةُ وَالدَّمُ وَلَحْمُ الْخِنْزِيرِ وَمَا أُهِلَّ لِغَيْرِ اللَّهِ بِهِ وَالْمُنْخَنِقَةُ وَالْمَوْقُوذَةُ وَالْمُتَرَدِّيَةُ وَالنَّطِيحَةُ وَمَا أَكَلَ السَّبُعُ إِلَّا مَا ذَكَّيْتُمْ وَمَا ذُبِحَ عَلَى النُّصُبِ

Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi, (daging hewan) yang disembelih atas nama selain Allah, yang tercekik, yang terpukul, yang jatuh, yang ditanduk, dan diterkam binatang buas, kecuali yang sempat kamu menyembelihnya, dan (diharamkan bagimu) yang disembelih untuk berhala.” (QS. Al Maidah: 3).

Dalam surah Al A’raf ayat 157 Allah berfirman :

وَيُحَرِّمُ عَلَيْهِمُ الْخَبَائِثَ

Dan dia mengharamkan bagi mereka segala yang khobits” (QS Al A’raf: 157).

Dilansir dari rumaysho.com, makna khobits dalam ayat itu sendiri bisa diartikan sebagai berikut:

  1. Khobits adalah makanan haram. Jadi yang dimaksudkan dalam ayat tersebut adalah dilarang menyantap makanan haram.
  2. Khobits bermakna segala sesuatu yang merasa jijik untuk memakannya, seperti ular dan hasyarot (berbagai hewan kecil yang hidup di darat).
  3. Khobits bermakna  bangkai, darah dan daging babi yang dianggap halal. Artinya, Allah mengharamkan bentuk penghalalan semacam ini padahal bangkai, darah dan daging babi sudah jelas-jelas haram.

وَيُحِلُّ لَهُمُ الطَّيِّبَاتِ وَيُحَرِّ‌مُ عَلَيْهِمُ الْخَبَائِثَ

Dan menghalalkan bagi mereka segala yang baik (thoyyib) dan mengharamkan bagi mereka segala yang buruk (khobits)” (QS Al A’raf: 157).

Mengenai Unsur organ tubuh manusia, menurut Madzhab Maliki, Imam Ahmad dan Dawud tidak boleh memakan daging manusia walaupun sudah menjadi mayat. Sedangkan Imam Syafi’i berpendapat bolehnya memakan daging manusia bagi orang dalam keadaan dharurat, tapi tidak boleh membunuh kafir dzimmi, orang muslim dan tawanan, jika kafir harby atau orang zina muhson maka boleh membunuhnya dan kemudian memakan dagingnya jika keadaan dhorurot.

Imam Muslim meriwayatkan mengutip dari sebuah hadits “Dan makanannya dari barang yang haram, minumannya dari yang haram, pakaiannya dari yang haram, dan diberi makan dengan makanan yang haram. Maka bagaimanakah Allah mengabulkan doanya?,” mengutip hadits yang diriwayatkan Imam Muslim.

Nabi Shalallahu ‘alaihi Wassalam melalui hadist yang diriwayat Imam Tirmidzi mengatakan “Setiap daging yang tumbuh dari yang haram maka neraka lebih pantas untuk menyentuhnya.

Jadi jelas Islam menghendaki sesuatu yang kebaikan untuk manusia, berpegang pada masalah tersebut perlu kita renungkan beberapa hal.

  1. Apakah sesuatu yang bersumber dari babi diperbolehkan, sedangkan Alquran telah menjelaskan dengan jelas dan tegas tentang keharaman babi tersebut?
  2. Bagaimana dengan unsur dari organ manusia, perlukah kita menggunakannya?
  3. Apakah kita tidak merasa jijik, jika kedua unsur tersebut dimasukkan ke anak, cucu bahkan ke tubuh kita yang secara fitrahnya manusia terlahir suci?
  4. Apakah kita berusaha mengejar kesenangan (kesehatan,red) dunia ketimbang kesenangan di akhirat kelak?

Dari penjelasan tersebut diatas, saya tidak menjudge benar atau tidaknya pemberian vaksin MR, Silakan untuk menentukan sikap menurut pemikiran dan keyakinan anda sendiri.

 

116 dibaca
Bantu teman anda menuju kesini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Terima kasih sudah membaca artikel Fatwa MUI, Vaksin MR Haram Karena Mengandung Babi dan Organ Manusia

Jangan Lewatkan Baca Juga Artikel Lainnya